DIY Siap Gulirkan Booster Kedua, Data Ulang Nakes yang Meninggal

DIY Siap Gulirkan Booster Kedua, Pemerintah baru saja menetapkan kebijakan vaksinasi dosis keempat atau booster kedua.

baca juga: Stres, Wanita Ini Malah Tertawa

Di rektorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes pada Kamis (28/7/2022) sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE)

tentang pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dosis keempat atau booster kedua untuk tenaga kesehatan (nakes) bernomor HK.02.02/C.3615/2022.

Di DIY, booster kedua ini di berikan pertama kali untuk tenaga kesehatan dan sumber daya manusia (SDM) Kesehatan lainnya

eperti sopir ambulans dan pekerja administratif di fasilitas pelayanan kesehatan mulai pekan depan. Sebab booster kedua harus di lakukan sesuai prioritas risiko penularan.

“Pekan depan secepatnya akan segera kita mulai[booser kedua],” ujar Kepala Dinas Kesehatan (dinkes) DIY, Pembajun Setyaningastutie, Minggu (31/07/2022).

Pembajun menyatakan, pihaknya tengah mendata ulang jumlah SDMK penerima booster kedua. Sebab di mungkinkan datanya berubah

akibat nakes atau SDMK lainnya yang sudah meninggal maupun tidak bisa menerima vaksinasi karena memiliki penyakit bawaan.

Sebab penerima booster kedua nanti harus memenuhi syarat kesehatan. Selain di nyatakan sehat juga sudah

mendapatkan booster pertama atau vaksinasi dosis ketiga minimal enam bulan.

Kita data ulang siapa yang bisa dapat booster kedua ini. Kalau persiapan kita sedang menghitung lagi berapa jumlah SDMK yang sudah layak dapat booster, tandasnya.

Menurut Pembajun, vaksinasi yang di berikan sudah mendapat persetujuan penggunaan dalam kondisi darurat oleh Badan Pengawas Obat

dan Makanan (BPOM). Yakni vaksin Sinovac, AstraZeneca, Pfizer, Moderna, Johnson & Johnson serta dan Sinopharm.

Jenisnya hampir semua boleh, sekarang Sinovac juga boleh sudah keluar SE dari Di rjen P2P (Di rektorat Jenderal Pencegahan

dan Pengendalian Penyakit-red),” jelasnya. Sementara Kepala Bagian Humas Biro Umum Humas dan Protokoler Setda DIY, Di tya Nanaryo Aji mengungkapkan,

sebanyak 55.376 SDM Kesehatan sudah menjalani vaksinasi dosis kedua hingga Sabtu (30/7/2022) lalu. Di perkirakan booster kedua pun akan di berikan pada sekitar 55 ribu SDM Kesehatan.

Jumlah tersebut lebih dari 100 persen dari total target yang di tetapkan sebesar 33,7 ribu SDMK,” jelasnya.

baca juga: Riesca Rose Blok Nathalie Holscher

Kiriman serupa