Terkini Unggah Foto Seksi, Siskaeee is Back?

Terkini Unggah Foto Seksi, Siskaeee is Back?,  Terpidana kasus pornografi Fransiska Candra Novitasari alias Siskaeee sudah bebas.

baca juga: 1. Bripka RR Ungkap Perintah Sambo

Siskaeee bebas bersyarat setelah membayar denda Rp 250 juta. Di ketahui Siskaeee bebas sejak 19 Juli 2022. Kini, ia kembali di Twitter, hingga bikin heboh.

Dalam unggahan tersebut, Siskaeee mengunggah foto seksi. Ia tampil dengan bikini dengan latar belakang foto bukit-bukit karang.

Siskaeee juga menulis caption yang berisi rencananya berbisnis.

“I want to play with you! Btw kalo siskae buka usaha parfum kalian mau beli ga?” tulisnya.

Siskaeee di duga punya akun lain di Twitter yang di buat sejak 2019. Beberapa hari yang lalu akun itu jadi perhatian netizen karena unggahan foto-foto seksi.

Ia juga pamer akun Instagram anyarnya di sana. Meski sejauh ini belum bisa di pastikan apakah akun itu benar-benar milik Siskaeee.

“Semangat mba siskae, you can be a good person,” tulis netizen. Semangat kakak..Cerita dong kakak..Pngalaman selama di dalem..Ada yang seru-seru ga kak..??

baca juga: Gaya Shandy Aulia Pamer Foto Sedang Sauna

Btw, aku kangen sma karya2 mu kak.. Hari2 ku kosong tanpa karyamu kak..” tulis netizen lain.

Sebelumnya, Siskaeee di vonis 10 bulan penjara atas kasus pornografi. Selain itu, Siskaeee di vonis membayar denda Rp 250 juta.

“Majelis hakim menjatuhkan hukuman pidana 10 bulan dan denda sebesar Rp 250 juta dengan ketentuan, apabila denda tersebut tidak di bayar,

di ganti dengan pidana kurungan selama 3 bulan,” kata ketua majelis hakim Ayun Kristiyanto, Kamis (28/4/2022).

Siskaeee terbukti membuat hingga menjual konten-konten pornografi. Perbuatan itu melanggar Pasal 29 juncto Pasal 4 ayat 1 Undang-Undang RI No 44

Tahun 2008 tentang Pornografi juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP, yang merupakan dakwaan pertama dari tiga dakwaan yang di ajukan jaksa penuntut umum (JPU).

“Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan memproduksi, membuat dan menyebarluaskan, menawarkan, memperjualbelikan,

dan menyediakan pornografi, secara terus-menerus sebagai perbuatan yang di lanjutkan,” terang Ayun.