Terpopuler! Kasus Kekerasan Seksual di Sidoarjo Tinggi

Terpopuler! Kasus Kekerasan Seksual, Beragam berita menarik yang terjadi di wilayah Jawa Timur terangkum dalam berita terpopuler Jatim hari ini, Rabu (17/8/2022).

Pada berita terpopuler Jatim hari ini di buka dengan jumlah kasus kekerasan seksual di Sidoarjo terbilang tinggi. Banyak hal yang menjadi penyebabnya.

Mulai faktor ekonomi, salah tontotan di media sosial, kurangnya kesadaran untuk segera melapor ketika terjadi kekerasan, serta beberapa penyebab lain.

Korban maupun masyarakat yang mengetahui ada kekerasan terhadap perempuan atau terhadap anak harusnya lebih proaktif.

1. Kasus Kekerasan Seksual di Sidoarjo Tinggi, Gus Muhdlor Launching Satgas PPA: Lapor jika Jadi Korban

Jumlah kasus kekerasan seksual di Sidoarjo terbilang tinggi. Banyak hal yang menjadi penyebabnya. Mulai faktor ekonomi,

baca juga: Viral Rumah Fans Warna Ungu

salah tontotan di media sosial, kurangnya kesadaran untuk segera melapor ketika terjadi kekerasan, serta beberapa penyebab lain.

Korban maupun masyarakat yang mengetahui ada kekerasan terhadap perempuan atau terhadap anak harusnya lebih proaktif.

Cepat melapor jika jadi korban atau melihat kekerasan di lingkungannya,” kata Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor di sela launching

Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) di Pendopo Sidoarjo, Senin (15/8/2022).

Cara melapornya bisa lewat Call Center 112 milik Pemkab Sidoarjo atau lewat nomor 08113029800 yang sengaja di siapkan untuk menerima pengaduan.

Menurut Gus Muhdlor, panggilan Ahmad Muhdlor, selama ini korban kekerasan banyak yang enggan untuk melapor.

Penyebabnya korban merasa tidak aman atau nyaman. Kondisi tersebut menjadi salah satu penyebab maraknya kasus kekerasan perempuan dan anak yang tidak terungkap.

Data di Polresta Sidoarjo menyebut, selama tiga tahun terakhir ada ratusan kasus kekerasan yang terjadi. Rinciannya, pada tahun 2022 terhitung ada 90 kasus

yang terdiri dari 27 kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), 6 penelantaran, 19 kasus kekerasan fisik, dan 38 kasus persetubuhan atau perbuatan cabul.

2. Pemkab Lamongan Berduka, Asisten Ekbang Sekda Eko Agus Triandono Meninggal Dunia

Pemkab Lamongan berduka. Asisten Ekbang Sekda Ir Eko Agus Triandono meninggal dunia, Senin (15/8/2022).

Eko Agus Triandono berpulang saat mendapat perawatan di RSUD dr Soegiri Lamongan, sekitar pukul 18.15 WIB.

Mantan Kepala Dinas PU Bina Marga ini meninggal karena penyakit jantung.

Kepala Dinas Kominfo Lamongan, Sugeng Widodo saat dikonfirmasi Tribun Jatim Network membenarkan kabar meninggalnya Eko Agus Triandono.

Ya beliau meninggal dunia baru saja sekitar pukul 18.15 WIB dalam perawatan di RSUD dr Soegiri Lamongan,” katanya, Senin (15/8/2022) malam.

Kata Sugeng Widodo, sebelum meninggal, almarhum sempat dirawat di RSUD dr Soegiri Lamongan karena menderita penyakit jantung. Almarhum meninggalkan seorang istri dan tiga orang putra.

Kami turut berduka cita. Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Semoga husnul khotimah dan semua amal kebaikannya diterima, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran,” pungkasnya.

baca juga: TERPOPULER: Nasib Paskibra

Kiriman serupa